Dengan sepeda, saya bisa menjelajahi kawasan “pedalaman” ragunan yang jarang dikunjungi. Semakin jauh dari pintu gerbang, pengunjung semakin sepi, namun suasananya semakin adem dan lebih natural. Minusnya, kandang-kandang binatang yang jauh dan sepi pengunjung terlihat tidak terawat. Saya jadi kasian melihat penghuninya yang juga minim perawatan. Masuk lebih jauh, ada sebuah danau yang cukup luas dan dikelilingi semak dan ilalang. Saya melanjutkan gowes dengan mengikuti jalan pavingblock yang mengelilingi danau, dan ternyata di balik ilalang ada sebuah tempat pengolahan sampah kecil yang dikunjungi beberapa truk sampah. Itulah enaknya bersepeda, kita bisa menjelajah lebih jauh dan melihat lokasi-lokasi yang mungkin belum pernah ditemui pengunjung lain.
Sekitar 3 jam saya mengelilingi kawasan ragunan. Hampir semua wilayah ragunan sudah saya kelilingi, tak lupa sambil jepret sana sini. Udara di ragunan cukup segar walaupun berada di tengah kota. Pohon dan tanaman disini juga rindang. Saat saya akan pulang, ternyata di sekitar gerbang dan di bawah-bawah pohon sudah rame sama anak-anak sekolah yang memang lagi lburan sekolah. Siip, daripada main ke mall terus, lebih baik mengenal binatang dan menyatu dengan alam seperti ini.
Sekitar 3 jam saya mengelilingi kawasan ragunan. Hampir semua wilayah ragunan sudah saya kelilingi, tak lupa sambil jepret sana sini. Udara di ragunan cukup segar walaupun berada di tengah kota. Pohon dan tanaman disini juga rindang. Saat saya akan pulang, ternyata di sekitar gerbang dan di bawah-bawah pohon sudah rame sama anak-anak sekolah yang memang lagi lburan sekolah. Siip, daripada main ke mall terus, lebih baik mengenal binatang dan menyatu dengan alam seperti ini.























No comments:
Post a Comment